Image of Biomassa Rhyzopus oryzae: Aplikasi Adsorpsi Zat Warna Remazol Yellow

Text

Biomassa Rhyzopus oryzae: Aplikasi Adsorpsi Zat Warna Remazol Yellow



Deskripsi
Sinopsis Buku Biomassa Rhyzopus oryzae: Aplikasi Adsorpsi Zat Warna Remazol Yellow

Buku Biomassa Rhyzopus oryzae: Aplikasi Adsorpsi Zat Warna Remazol Yellow

Industri tekstil Indonesia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Perkembangan industri tekstil dapat menguntungkan karena dapat meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun, perkembangan industri tekstil juga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena limbah zat warna yang dihasilkan dari proses pencelupan tekstil dibuang ke sungai atau selokan tanpa diolah terlebih dahulu. Kualitas air yang buruk pada akhirnya dapat mengakibatkan pencemaran. Remazol Yellow adalah zat warna reaktif yang populer untuk pewarnaan tekstil, terutama batik, karena warnanya yang terang dan tidak mudah luntur. Selain alang-alang atau enceng gondok, mikroorganisme jamur juga dapat digunakan untuk mengolah zat warna. Biosorpsi adalah proses penggunaan mikroorganisme, atau material biologi, untuk mengolah polutan di lingkungan. Komponen utama penyusun dinding sel mikroorganisme jamur adalah kitin, polimer N-asetil-D-glukosamina yang sangat baik sebagai biosorben. Selain selulosa yang biasa digunakan untuk menyerap zat warna, kitin juga dapat digunakan untuk mengadsorpsi zat warna. Dengan demikian, mikroorganisme jamur dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengadsorpsi zat warna Remazol Biru. pH awal larutan zat warna dan waktu kontak memengaruhi proses adsorpsi zat warna oleh biomassa. Percobaan adsorpsi zat warna Remazol Yellow biasanya dilakukan pada pH basa karena penambahan NaOH pada pH basa dapat menghasilkan senyawa vinil sulfon yang dapat meningkatkan penyerapan. Adsorpsi dapat terjadi karena ikatan kimia atau fisika antara adsorben dan adsorbat. Jika ikatannya kimia (adsorpsi kimia), ikatannya kuat tetapi adsorben yang sudah digunakan tidak dapat diperbaiki lagi. Jika ikatannya fisik (adsorpsi fisika), ikatannya tidak terlalu kuat dan adsorben yang sudah digunakan dapat digunakan lagi karena desorpsinya mudah. Jenis isoterm menentukan jenis adsorpsi fisika atau kimia yang terjadi. Isoterm Langmuir dan Freundlich adalah isoterm yang biasa digunakan untuk menentukan jenis adsorpsi. Jika ikatan antara adsorben dan zat yang diserap adalah ikatan kimia (adsorpsi kimia), isoterm Langmuir akan digunakan, sedangkan jika ikatan antara adsorben dan zat yang diserap adalah ikatan fisika (adsorpsi fisika), isoterm Freundlich akan digunakan.


Ketersediaan

202501828579.51 Kus BINKES YARSI MATARAM (231)Tersedia
202501490579.51 Kus BINKES YARSI MATARAM (231)Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
579.51 Kus B
Penerbit : yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
Ukuran 15.5×23 cm Halaman viii, 58 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786230274121
Klasifikasi
579.51
Tipe Isi
text
Tipe Media
other
Tipe Pembawa
sheet
Edisi
Cetakan Pertama Juli 2023
Subjek
Info Detail Spesifik
Penulis Triana Kusumaningsih, Khoirina Dwi Nugrahaningtyas, Prima Vinka Rahmayanti Institusi Kategori Buku Referensi Bidang Ilmu Kimia ISBN 978-623-02-7412-1 Ukuran 15.5×23 cm Halaman viii, 58 hlm Ketersediaan Pesan Dulu Tahun 2023 Rak 231
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini